Senin, 03 Januari 2022

Kunci Dasar Bisnis Online Yang Perlu Diperhatikan Pebisnis Online

 


Hype nya jual beli online saat ini membuat banyak pebisnis ikut mengembangkan bisnis mereka secara online agar bisnis tetap bisa bertahan di dalam persaingan yang begitu ketat. Berjualan secara online dirasa sangat menguntungkan karena modal yang dibutuhkan tidak sebanyak membangun bisnis fisik. Kita tidak perlu membangun toko khusus, karyawan khusus untuk melayani konsumen, minim resiko, dan yang lebih menarik adalah bisa menjangkau pembeli dari kota manapun, tidak hanya terbatas di daerah itu saja.

Namun, meskipun kelihatannya begitu menggiurkan, mendapatkan kesuksesan di bisnis online tidak semudah membalikkan halaman buku. Sama seperti halnya bisnis fisik, bisnis online juga membutuhkan strategi-strategi tertentu agar bisa berjalan dengan baik. Jika dilakukan asal-asalan, maka bisnis online tidak akan bisa sesuai ekspetasi. Paling tidak, beberapa kunci berikut perlu diperhatikan sebelum mulai berbisnis online.

Perencanaan yang Matang

Perencanaan adalah poin paling penting dilakukan seorang yang ingin memulai sebuah usaha, tidak peduli apakah itu usaha fisik atau usaha online. Perencanaan bisa dikatakan sebagai langkah awal dan mendasar dari sebuah bisnis. Perencanaan sangat berguna untuk meminimalisir segala resiko yang ada. Tanpa perencanaan yang matang, bisnis tidak akan terarah dengan baik. Seorang yang memulai bisnis tanpa rencana lebih rentan mendapatkan berbagai masalah dalam bisnis mereka.

Sebagai contoh, seorang ingin membuka sebuah usaha fotocopy, dan langsung membuka gerai tanpa banyak berencana. Namun, usahanya tidak berjalan dengan baik karena sepi pengunjung. Sampai akhirnya dia sadar bahwa ada yang salah dengan pemilihan lokasi. Usaha Fotokopy adalah usaha yang pelanggannya kebanyakan adalah pekerja kantoran, anak sekolah atau mahasiswa, dan dosen karena mereka yang sering membutuhkan Fotokopy. Tapi dia membuka gerai di tempat yang jauh dari lingkungan perkantoran atau jauh dari sekolah dan kampus. Tentu saja bisnisnya akan sepi pengunjung. Andai saja di awal dia membuat sebuah perencanaan yang matang dan melakukan riset maka resiko semacam ini bisa diminimalisir.

Ini hanyalah sebagai contoh pentingnya sebuah rencana. Untuk bisnis online tentu pemilihan tempat tidak terlalu berpengaruh besar, tapi tetap saja ada banyak hal yang perlu disiapkan sebelum membuka usaha online. Kamu perlu mengkaji mengenai peluang atau prospek usaha, berapa modal yang diperlukan, siapa konsumen yang dibidik alias target pasar, memilih platform yang tepat, bagaimana kompetitor atau pesaing, penetapan harga jual, bagaimana trik pemasaran terbaik, dan berbagai macam poin lain yang sekiranya penting untuk diperhatikan.    

Lakukan Promosi atau Iklan

Promosi bisa diartikan sebagai proses atau usaha dalam mendapatkan klien atau pelanggan. Dengan promosi, maka kamu bisa menjangkau konsumen lebih luas dan akan lebih banyak orang yang tau tentang keberadaanmu. Secara sederhana, promosi membuat orang-orang tau tentang keberadaan produkmu dan jika suatu waktu mereka butuh mereka bisa langsung memanfaatkan produkmu. Namun, jika kamu tidak memberitahu mereka tentang keberadaan produkmu, maka bagaimana mereka bisa memakai produkmu sementara mereka bahkan tidak tau kalau produk itu ada.

Promosi bukan hanya sekedar memberitahu, tapi juga menarik hati konsumen. Promosi harus berisi keunggulan produk, kelebihan produkmu dibanding produk lain, dan kenapa produkmu layak untuk dibeli. Dengan begitu, kita tidak sekedar memberi tahu, tetapi membuat calon konsumen tertarik untuk membeli. 

Promosi bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial seperti Facebook atau Instagram, membuat brosur atau spanduk, memasang iklan di website, memasang iklan di grup, ataupun membuat video promosi. Di marketplace, selain promosi secara gratis, biasanya juga menawarkan kerja sama pemasangan iklan berbayar dengan sistem bayar perklik. Kamu hanya akan membayar jika ada pengunjung yang mengklik produkmu. Promosi ini juga sangat membantu, jadi kamu juga bisa mempertimbangkanya.

Jangan Terlalu Cepat Menyerah

Awal-awal memulai bisnis itu adalah yang paling sulit. Banyak sekali godaan yang membuat kita merasa ragu dan rentan menyerah. Saya ingat sekali saat saat dimana saya mulai berjualan online. Ketika itu, saya merasa ragu apakah jualan online benar-benar bisa menghasilkan atau tidak, karena hampir 3 bulan sejak saya meng-upload produk masih belum ada yang membeli. Tapi saya tetap melanjutkan. Barulah akhirnya saya mendapatkan penjualan pertama saya setelah 6 bulan. Setelah order pertama, maka mendapatkan order ke 2, ke 3, dan seterusnya dirasa tidak terlalu sulit.

Hal ini disebabkan karena kita sudah memiliki testimoni dari pembeli. Ditambah lagi, order pertama itu akan membuat semangat dan keyakinan kita meningkat 100 % sehingga kita akan semakin gencar untuk update produk. Jadi intinya adalah jangan terlalu cepat menyerah karena sebagai toko yang masih baru, kita masih kesulitan untuk mendapatkan kepercayaan dari pembeli. Tapi setelah kita mendapatkan rating yang bagus, maka pembeli lain juga tidak akan ragu untuk ikut belanja di toko kita.    

Jangan Fokus Pada Satu PlatForm

Beriringan dengan meledaknya minat masyarakat terhadap belanja secara online, maka bermunculan lah banyak platform jual-beli online. Berbagai jenis media social, marketplace, dan berbagai platform yang ada bisa kamu manfaatkan seoptimal mungkin untuk ekspansi bisnismu. Diantara platform tersebut seperti misalnya Facebook, Instagram, Tokopedia, Lazada, Shopee, Bukalapak, dan banyak platform jual-beli online lainnya.

Jangan hanya fokus pada satu tempat agar kamu bisa mendapatkan pesanan dari sumber lain. Sebagai gambaran, jika 1 platform mendatangkan 3 pesanan, maka 3 platform akan mendatangkan 9 pesanan. Jika kamu telah memulai usaha dengan promosi di Instagram, maka tidak ada salahnya juga membuka toko di Shopee ataupun marketplace lain. Kamu bisa mendapatkan pesanan dari Instagram dan juga Shopee disaat yang sama. Sungguh menguntungkan bukan?

Meski begitu, kamu juga harus pintar-pintar dalam memanfaatkan platform yang ada. Kamu tidak bisa memakai banyak platform sekaligus, karena itu akan membuatmu kewalahan dalam mengurus toko dan melayani pelanggan. Akibatnya, ada toko yang terbengkalai dan justru akan membuat reputasi toko menjadi buruk.  Kamu bisa memilih 2 atau 3 tempat yang paling prospek dengan melihat tren masyarakat. Jika saat ini Shopee dan Tokopedia lagi hype nya, maka kamu bisa mencoba mencari peruntungan juga di sana.

Fast Respon dan Friendly

Sama halnya dengan bisnis toko fisik, bisnis online juga bakal dihadapkan dengan segala jenis pertanyaan dari calon pembeli, apakah itu seputar ketersediaan stok, harga, variasi, dan berbagai pertanyaan lain. Bahkan, pembeli online biasanya lebih aktif karena mereka tidak melihat produk secara langsung. Usahakan untuk menanggapi pertanyaan dari calon pembeli dengan cepat, karena jika kamu terlalu lama merespon, mereka akan langsung mencari produk dari toko tetangga.

Selain fast respon, pastikan menjawab chat pembeli dengan ramah. Banyak penjual yang mengabaikan hal ini karena berpikir pembeli yang banyak bertanya pada ujungnya tidak jadi membeli. Padahal, memberi respon yang baik termasuk salah satu kunci sukses berbisnis online. Anggap saja anggapan kamu benar, mereka tidak jadi memesan karena ternyata variasi produk tidak sesuai dengan yang mereka cari. Lalu, siapa yang akan menyangka bahwa suatu saat mereka akan kembali lagi ke tokomu untuk membeli produk yang berbeda, atau merekomendasikan tokomu pada kenalannya hanya karena sikapmu yang ramah dalam melayani calon pembeli.  

Utamakan Kualitas Produk

Kualitas produk adalah poin terpenting agar bisnismu bisa sukses dalam jangka panjang. Hal ini disebabkan karena kualitas sangat berhubungan erat dengan loyalitas konsumen. Kualitas produk yang baik akan memberikan rasa puas kepada konsumen, sehingga mereka akan kembali lagi di masa berikutnya atau merekomendasikan toko kamu kepada orang terdekatnya. Sebaliknya, jika kualitas produk buruk dan tidak sesuai dengan harga yang telah dibayarkan, maka mereka tidak akan datang lagi dan lebih buruknya tidak merekomendasikan toko kamu kepada orang lain. Untuk itu, pastikan jaminan kualitas produk sebelum dikirim ke konsumen.   

Optimalkan Foto dan Deskripsi Produk

Menjual barang secara online berarti mengandalkan foto dan juga deskripsi produk. Calon pembeli tidak bisa melihat secara langsung produk yang akan mereka beli. Mereka hanya melihatnya melalui foto dan juga apa yang kamu tulis di deskripsi produk. Untuk itu, jangan sampai mengabaikan komponen ini karena ini adalah bagian paling penting dalam jualan online. Bahkan di marketplace, seorang penjual wajib memiliki foto produk sebelum berjualan.

Lalu, bagaimana cara mengoptimalkan foto dan deskripsi produk?

Usahakan untuk memasang beberapa foto produk dari berbagai sisi, depan belakang dan samping. Ini sangat berguna untuk lebih meyakinkan pembeli bahwa produk itu sesuai dengan kriteria mereka. Selain itu, pilih foto yang jelas dan tidak buram. Terkait deskripsi, buat penjelasan lengkap mengenai produk yang kamu jual, mulai dari variasi, quantity, spesifikasi, dan hal-hal lain yang dirasa pelu disampaikan kepada pembeli. Deskripsi harus benar-benar sesuai dengan produk yang jual, jika tidak maka pembeli akan merasa kecewa dan bahkan bisa menganggapmu menipu.

 

Illustrasi : HutchRock /pixabay


EmoticonEmoticon