Sabtu, 24 September 2022

Referensi Aplikasi Cloud Storage Terbaik, Bisa Menyimpan File Ukuran Besar

 

Cloud Storage atau penyimpanan awan menjadi andalan banyak orang untuk menyimpan file atau data secara online. Alasannya jelas, karena cloud storage bisa menyimpan file dengan ukuran besar sehingga kita tidak perlu lagi mengeluhkan ruang penyimpanan komputer atau smartphone habis. Penyimpanan cloud dianggap sebagai tempat yang lebih aman dibandingkan penyimpanan offline seperti memori atau flashdisk yang bisa rusak atau eror. Salah satu cloud storage yang cukup populer saat ini yaitu Dropbox, berawal dari seorang mahasiswa bernama Drew Houston yang sering kelupaan membawa USB drive. Dari sana, akhirnya Houston berhasil menciptakan cloud storage yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi kini menjadi aplikasi yang digunakan banyak orang.

Dengan cloud storage, kita tidak begitu tergantung dengan perangkat penyimpanan, semua data bisa yang disimpan bisa diakses kapanpun secara online. Bahkan, jika perangkat kita rusak, data atau file masih bisa dibuka dari perangkat lain menggunakan akun sebelumnya. Dengan begitu, adanya cloud sangat praktis karena data bisa diakses kapan saja dan dimana saja tanpa perlu repot membawa perangkat flashdisk, memori, dan semacamnya. Bahkan, jika smartphone atau komputer kita rusak, kita masih bisa membuka file atau data dengan gampang dari perangkat lain.

Berita baiknya, saat ini cukup banyak aplikasi cloud storage yang bisa kita gunakan untuk menyimpan file atau data. Kebanyakan aplikasi ini gratis namun dengan batas penyimpanan tertentu, lalu berbayar jika ingin mendapatkan kapasitas yang lebih besar. Seperti Google Drive misalnya, aplikasi ini gratis untuk menyimpan data sebesar 15 GB, lalu kita perlu membayar jika ingin ruang lebih besar. Kembali lagi, kita bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Jika hanya untuk menyimpan file foto yang tidak begitu banyak, kita tentu bisa memilih yang gratis, namun jika itu file video ukuran besar dengan jumlah banyak maka kita bisa membeli penyimpanan extra. Sehingga, cloud storage bisa digunakan oleh perorangan hingga perusahaan besar. Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa aplikasi cloud storage yang saat ini populer dan juga bisa kamu coba.

Google Drive

Yap, ini adalah aplikasi cloud storage miliki google yang diluncurkan pada tahun 2012 silam. Karena ini adalah milik google, biasanya akan langsung tersinkronisasi dengan produk google lainnya seperti gmail atau Google Photo. Jadi, disaat kita membuka google drive disaat e-mail kita sedang log in, maka kita tidak perlu mendaftar atau membuat akun karena secara otomatis akan masuk dengan email kita.

Sebelumnya sudah disinggung, google memberikan ruang penyimpanan secara gratis sebanyak 15 GB. Besaran ruang ini bisa dipakai untuk ruang penyimpanan gmail, google photo, dan juga Google Drive itu sendiri. Jika ingin ruang lebih besar, maka google menawarkan penyimpanan extra berbayar bulanan atau tahunan. Untuk bulanan, tersedia penyimpanan 100 GB dengan harga 26.900, 200 GB dengan biaya 43.000, dan 2TB dengan biaya 135.000 per bulan. Sementara untuk tahunan, penyimpanan 100 GB harganya 269.000, 200 GB 430.000, dan 2 TB sebesar 1.350.000 per tahunnya. Jadi, kita bisa memilih penyimpanan Google Drive sesuai dengan kebutuhan.

Hampir semua jenis file bisa disimpan di drive, seperti misalnya file Microsoft(excel, power point, word, XML), file adobe (Autodesk autocad, Photoshop, Illustrator, PDF, TrueType), file video (WebM, MPEG4, 3GPP, MOV, AVI, MPEGPS, WMV, FLV), file audio (MP3, MPEG, WAV, ogg, opus), arsip (ZIP, RAR, tar, gzip), file Markup/Kode (CSS, HTML, PHP, C, CPP, H, HPP, JS, Java, py) ataupun file Teks (TXT). Jadi tidak perlu khawatir format filemu tidak mendukung untuk disimpan di Drive. Menarik lagi, Drive tidak hanya berguna untuk menyimpan file, tetapi juga memiliki fitur untuk sharing file, membuat catatan dengan google keep, backup file, backup chat WhatsApp, dan edit file.

One Drive

Jika Google memiliki Drive, maka Microsoft memiliki OneDrive sebagai cloud storage untuk para pengguna mereka. Awalnya, cloud storage ini bernama SkyDrive, namun karena sebuah masalah terkait sengketa merk maka SkyDrive akhirnya diganti nama menjadi One Drive pada tahun 2014 silam dengan pelayanan yang sama.  

Meskipun dikembangkan di Microsoft, namun OneDrive juga bisa digunakan di perangkat lain seperti android, Mac, iOS, maupun OS X. Tidak hanya itu saja, kita tidak hanya bisa menyimpan file Microsoft, karena kita bahkan bisa menyimpan lebih dari 300 tipe atau jenis file. Selain menyimpan file, OneDrive juga document scanning, mengedit, bisa berbagi file dengan siapapun dengan mudah dan bisa memberi akses kepada mereka untuk mengeditnya.

Lalu bagaimana dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa menikmati semua layanan di OneDrive? Hampir sama dengan Drive, OneDrive juga bisa digunakan secara gratis maupun berbayar. Untuk pengguna gratis, Onedrive menyediakan ruang sebesar 5 GB, yah, bisa dibilang ruang gratis ini lebih sedikit dibandingkan Drive yang memberikan 15 GB. Sementara, untuk paket ruang berbayarnya adalah 28.999/bulan untuk paket OneDrive Standalone 100GB, 95.999/bulan untuk paket Microsoft 365 personal 1TB, dan 129.999/bulan untuk paket  Microsoft 365 personal 6TB. Jika ingin melihat harga lebih lengkap, kamu bisa langsung melihat di website resminya Microsoft. Ditambah lagi, harga bisa saja berubah sewaktu-waktu.

iCloud

Berikutnya ada iCloud. Sedikit berbeda dari sebelumnya, cloud storage yang satu ini adalah milik Apple untuk pengguna Iphone. Dengan kata lain, iCloud hanya bisa dinikmati oleh pengguna perangkat dari Apple, seperti Iphone, Ipad, atau Mac. Fungsinya sama, yaitu untuk menyimpan file atau data. Jadi disaat kita kehilangan data karena ponsel rusak atau karena berbagai alasan lain, maka file yang disimpan di Icloud masih bisa dibuka dan bahkan otomatis dipulihkan di perangkat Apple yang baru. Caranya adalah dengan masuk ke perangkat baru mengguna ID Apple lama atau dengan mengunjungi situs iCloud.com. Semua file bisa dicadangkan di iCloud, mulai dari kontak, foto, music, data aplikasi, hingga riwayat pembelian. Hampir semua file di perangkat bisa disimpan.

iCloud menyediakan ruang sebesar 5 GB yang dapat digunakan secara gratis. Namun, bagi pengguna yang ingin penyimpanan lebih besar bisa mencoba layanan iCloud+ yang merupakan layanan premium alias berbayar yang menyediakan pilihan mulai dari 50 GB hingga 2 TB. Berbagai fitur lain yang bisa didapatkan di iCloud+ adalah relai pribadi iCloud (beta, untuk menyembunyikan alat IP atau aktivitas penelusuran serta melindungi data lalu lintas internet yang tidak terenskripsi), menyembunyikan email (dengan membuat email samaran), Video Aman HomeKit (menghubungkan kamera keamanan dengan App sehingga rekaman video yang tersimpan bisa dilihat dimana saja), domain email khusus, dan berbagi ruang iCloud+ dengan keluarga atau orang lain.

Dropbox

Cloud storage lain yang bisa menjadi referensi adalah layanan penyimpanan yang didirikan oleh Drew Houston, yaitu Dropbox. Ruang penyimpanan gratis yang diberikan dropbox kepada penggunanya adalah 2 GB. Lalu, pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar bisa berlangganan paket, yaitu paket professional dan paket business. Saat membuka akun kita akan langsung diberikan pilihan mau paket yang mana, gratis (2 GB), professional (3 TB) atau business (5TB). Untuk paket berbayar, kita akan diberikan akses coba gratis selama 30 hari, lalu bulan berikutnya baru melakukan pembayaran. Bagi yang tertarik, bisa lihat informasi lengkap mengenai harganya di situs resmi dropbox.

Nah, itu dia sekilas mengenai aplikasi cloud storage yang sedang banyak digunakan saat ini. Di artikel lain, kami akan mencoba membahas lebih rinci mengenai masing-masing cloud storage yang ada.  




EmoticonEmoticon