Kamis, 29 September 2022

Mengenal Cloud Storage, Kelebihan, Kekurangan, Hingga Keamanan Data

 

Suatu ketika, seorang mahasiswa bernama Drew Houston mengalami kesulitan karena sering lupa membawa USB drive ke kampus. Houston berpikir untuk menciptakan tempat file dan datanya yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun tanpa harus membawa perangkat memori drive. Dari sinilah, akhirnya mahasiswa ini berhasil menciptakan Dropbox, salah satu aplikasi tempat penyimpanan data berbasis awan atau yang biasa disebut cloud storage yang saat ini sudah digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia.  Tidak hanya Dropbox, keinginan semua orang untuk bisa memiliki tempat penyimpanan praktis juga melahirkan banyak sekali aplikasi cloud storage, seperti misalnya Google Drive, One Drive, iCloud, MEGA, box, pCloud dan banyak lagi lainnya.Lalu, apa sebenarnya cloud storage ini?

Apa itu Cloud Storage

Cloud storage atau disebut juga dengan penyimpanan awan bisa disebut sebagai tempat penyimpanan data atau file secara online. Data yang disimpan pengguna akan tersimpan secara aman dalam server yang dikelola oleh pihak penyedia layanan cloud storage itu sendiri. Kebanyakan aplikasi perpesanan saat ini banyak menggunakan cloud agar mereka memiliki ruang yang lebih besar untuk pengguna mereka. Telegram misalnya, aplikasi perpesanan instan ini menggunakan sistem penyimpanan cloud, sehingga semua pengguna tidak hanya sebatas mengirim pesan atau video call, tetapi juga bisa saling berbagi file video ukuran besar. Tidak heran jika Telegram juga dikenal sebagai tempat untuk menonton film atau drama. Bahkan, pengguna juga tidak perlu takut memori ponsel mereka penuh, karena cache, history percakapan, dan media hampir tidak mengambil penyimpanan telepon sama sekali. Ditambah lagi ukuran file nya bisa dibilang sangat kecil. Aplikasi serupa, WhatsApp juga sudah mulai uji coba menerapkan sistem penyimpanan cloud di aplikasi mereka.

Karena cloud storage ini memiliki banyak keuntungan, maka banyak sekali aplikasi yang dikhususkan untuk memberikan ruang penyimpanan kepada para pengguna mereka. Diantara aplikasi cloud storage tersebut adalah google drive, One Drive, Dropbox dan pCloud, iCloud. Selain nama-nama ini, masih banyak cloud storage lain yang tak kalah bagus.

Kelebihan Cloud Storage

Mari kita melihat dari kisahnya pencipta Dropbox, Houston yang mengalami kesulitan karena sering lupa membawa USB drive ke kampus. Kejadian ini sangat sering kita alami. Lupa membawa flasdishk, memori yang jatuh lalu rusak, atau data hilang karena diserang virus. Melelahkan sekali jika ini benar-benar terjadi disaat kamu hendak melakukan presentasi. Lebih bahaya lagi jika yang file yang rusak atau hilang itu adalah file penting dari kantor atau tugas kuliah.

Kehadiran cloud storage membuat kita tidak perlu terlalu bergantung pada perangkat penyimpanan data offline tersebut. Cloud storage memungkinkan kita untuk bisa membuka data kapanpun dan dimanapun hanya dengan menggunakan internet. Kita tidak perlu khawatir lagi mengalami kejadian-kejadian diatas. Jadi, keberadaan cloud storage akan sangat menguntungkan bagi orang yang ingin hidup lebih praktis dengan file mereka yang terjaga aman di aplikasi cloud.

Selain itu, keunggulan lain yang dimiliki cloud storage adalah dimana sebagian besar aplikasi ini tidak hanya berfungsi untuk menyimpan file, tetapi juga bisa sebagai wadah untuk berbagi file dan memberi izin kepada orang lain atau tim untuk mengedit file tersebut. Dan, kita bisa menyimpanberagam jenis format file.

Lebih menarik lagi, aplikasi Cloud storage biasanya memberikan ruang secara gratis dan besarnya tergantung pada masing-masing pihak aplikasi. Seperti misal Google Drive memberikan 15 GB ruang gratis, OneDrive sebesar 5 GB, Dropbox sebesar 2 GB, atau MEGA sebesar 50 GB. Nah, kita bisa memanfaatkan ruang gratis ini untuk menyimpan file tanpa harus mengeluarkan uang. Meski begitu, jika ruang gratis ini dirasa kurang, maka kita bisa membeli paket ruang penyimpan berbayar dengan harga yang terbilang tidak begitu mahal.

Kekurangan Cloud Storage

Tidak ditemukan kekurangan yang begitu serius jika menyimpan file di cloud storage. Kita hanya membutuhkan internet untuk mengaksesnya. Masalah internet menurut saya bukanlah kelemahan yang besar, karena di zaman sekarang, internet menjadi hal yang lumrah ada di setiap smartphone maupun PC. Bahkan, sebagian besar orang setiap hari menggunakan internet untuk berbagai keperluan online mereka. Hanya saja, untuk mengupload maupun mendwonload file ukuran besar dari cloud storage memang membutuhkan jaringan internet yang stabil. Jika internet lemot, maka kita mungkin akan sedikit kesulitan untuk mengakses file.

Meski begitu, tidak semua platform hanya bisa dibuka disaat online karena ada juga cloud storage yang bisa tetap diakses meski tidak ada internet. Seperti Google Drive misalnya. Google Drive memiliki fitur “offline” dimana file yang tergabung dalam fitur ini bisa diakses saat offline. Caranya sangat mudah, kita tinggal mengklik titik tiga yang ada disamping file, lalu pilih opsi “ Sediakan saat offline”, maka file tersebut akan masuk ke dalam menu “offline”dan bisa diakses kapanpun bahkan saat tidak ada internet sekalipun. 

Sebagian besar aplikasi penyedia penyimpanan cloud memberikan ruang gratis untuk pengguna mereka. Namun, untuk pengguna yang membutuhkan ruang besar tidak bisa hanya berharap dengan ruang gratis yang disediakan, karena ruang gratis ini hanya bisa digunakan untuk sekedar menyimpan foto dan file yang ukurannya tidak begitu besar. Untuk pengguna skala bisnis atau perusahaan, ruang gratis ini jelas tidak cukup. Jadi kita perlu mengeluarkan uang tidap bulan/tahun untuk membeli ruang penyimpanan lebih besar.

Menggunakan flashdisk atau memori drive memang lebih irit karena kita hanya perlu sekali saja mengeluarkan uang yaitu ketika membelinya, akan tetapi ruang yang tersedia tidak begitu besar. Sementara cloud storage memungkinkan menyimpan data hingga 2 TB atau setara dengan 2000 GB. Ditambah lagi perangkat offline ini sering mengalami kerusakan. Ini tentu bisa membuat kita kehilangan data penting yang kita butuhkan. Melihat keuntungan yang didapatkan, membeli paket ruang penyimpanan ini tentu tidak begitu masalah. Jadi, kita tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan kita.

Keamanan Cloud Storage

Seperti yang kita tau, salah satu kelebihan cloud storage adalah tidak gampang rusak dan hilang karena virus seperti yang sering terjadi di perangkat penyimpanan seperti flashdisk. Jadi data kita bisa dibilang aman dari kerusakan perangkat atau virus. Hanya saja, banyak orang bertanya, karena data disimpan secara online, maka apakah data akan rentan diretas, disadap, atau dibajak oleh penjahat siber?

Kebanyakan aplikasi cloud storage telah melengkapi aplikasi mereka dengan sistem keamanan agar pengguna terhindari dari segala bentukkemungkinan adanya kejahatan ciber. Dropbox misalnya, aplikasi ini menggunakan enskripsi  SSL (Secure Sockets Layer)/ TLS (Transport Layer Security untuk melindungi data dari server. File yang diupload juga dienskripsi dengan menggunakan Advanced Encryption Standard (AES) 256-bit. Seperti yang kita tau, SSL menjadi protocol keamanan yang sering digunakan untuk berbagai aplikasi maupun situs agar berbagai data dan informasi penting tidak bisa disadap oleh pihak lain. Kebanyakan aplikasi menggunakan sistem keamanan SSL untuk keamanan data pengguna mereka, termasuk juga google drive.

Selain itu, pengguna juga bisa mengatur sendiri keamanan akun mereka dengan melakukan verifikasi dua langkah. Meski cloud storage terbilang cukup aman, tetapi ada baiknya jangan asal memilih aplikasi penyimpanan.  Tetap bijak untuk memilih jenis aplikasi cloud storage yang akan kita gunakan, terutama melihat bagaimana tingkat keamanannya dan bagaimana testimony atau review dari orang-orang yang pernah menggunakannya.



EmoticonEmoticon