Rabu, 09 November 2022

Mengenal Clubhouse, Aplikasi Baru Audio-Chat yang Lagi Naik Daun

 

Kita pasti sudah akrab dengan aplikasi perpesanan atau obrolan yang saat ini populer, seperti WhatsApp, Telegram, Facebook, ataupun Line. Berbeda dari aplikasi-aplikasi ini, ada aplikasi baru bernama Clubhouse, yaitu aplikasi obrolan khusus audio.

Clubhouse memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan pengguna lain lewat obrolan audio dimana kita bisa menjadi pembicara/moderator atau hanya sebagai pendengar. Ada banyak live room (ruang diskusi) dengan berbagai tema di Clubhouse dan kita bisa bergabung ke dalamnya untuk mendengarkan diskusi berkualitas secara gratis.

Mungkin ada diantara kamu merasa Clubhouse mirip dengan aplikasi lain yaitu Discord yang sudah ada jauh sebelum Clubhouse. Secara umum, kedua aplikasi ini memang memiliki kemiripan dimana sama-sama digunakan untuk obrolan audio. Discord awalnya banyak digunakan oleh pemain game untuk berkomunikasi dengan pemain lain, namun kini juga menjadi tempat para pengguna untuk berbicara atau mendengarkan pembicaraan. Untuk sisanya, tentu saja terdapat perbedaan dan ciri khas dari masing-masing aplikasi.   

Tersedia di iOS dan Android

Aplikasi Clubhouse diluncurkan tahun 2020 oleh pengembang perangkat lunak Alpha Exploration Co. Saat pertama kali dirilis,  Clubhouse hanya bisa digunakan oleh pengguna iPhone. Ini membuat sebagian orang sedikit kecewa karena mereka sebagai pengguna android tidak bisa mencoba aplikasi clubhouse.

Namun, berita menariknya kini club house sudah hadir di versi android sejak 20 Mei 2021 silam. Hanya dalam waktu setahun, Clubhouse telah diunduh lebih dari 10 juta dengan rating 4,7. Jadi sekarang tidak hanya pengguna iPhone saja yang bisa mengakses aplikasi ini. Jika penasaran dan ingin mencoba aplikasi ini, langsung saja download di Appstore maupun playstore.

Menambah Ilmu

Diaplikasi Clubhouse kita bisa bergabung dengan live room secara gratis, tidak sebatas di Indonesia tapi juga diskusi dari luar negeri. Kita bebas mengeksplor topik obrolan atau diskusi dan bergabung ke dalam obrolan yang kita inginkan, apakah diskusi terkait saham, kuliner, musik, teknologi, belajar bahasa, motivasi, agama, finansial, dan berbagai topik lainnya. Begitu room diklik, kita langsung mendengar obrolan atau diskusi yang tengah terjadi. Secara default, kita adalah seorang pendengar begitu masuk room live dan tidak bisa langsung berbicara.

Meski sebagai pendengar, kita bisa ikut berbicara dengan menggunakan fitur “angkat tangan”. Jika moderator mengizinkan, maka kita bisa berbicara apakah itu untuk bertanya pada moderator atau hanya untuk sekedar menambahkan. Cara lain untuk bisa ikut berbicara adalah disaat moderator secara khusus mengundang kita untuk berbicara. Saat kita berbicara, maka posisi kita akan naik ke panggung, yaitu di posisi paling atas setara pembicara lainnya.

Jika kamu lihat di aplikasi, ada bulatan profil pengguna dengan yang bertingkat. Di tingkatan atas adalah pembicara dan bagian dibawahnya adalah anggota room yang merupakan pendengar, termasuk kita sendiri yang baru bergabung ke dalam sebuah room.

Diskusi di Clubhouse dibilang sebagai diskusi eklusif karena dibawakan oleh pembicara yang professional dan memang ahli dibidangnya. Bahkan, kebanyakan virtual room diisi oleh tokoh, public figure, para ahli, dan orang besar lainnya. Karena itu, kita bisa menambah ilmu dan wawasan dengan diskusi yang berbobot dari pakarnya.   

Mendapatkan Teman dan Relasi Baru

Mungkin banyak yang penasaran bagaimana caranya mendapatkan teman atau relasi jika di Clubhouse tidak memiliki fitur chatting atau mengirim pesan. Saat kita klik foto profil seseorang, maka akan keluar bio mereka. Bio biasanya berisi mengenai data diri, termasuk juga social media. Nah, dari sinilah orang-orang bisa mendapatkan teman baru dengan cara berkomunikasi di media social lain seperti Instagram atau twitter yang dipasang di bio.

Para pengguna Clubhouse biasanya menggunakan cara ini untuk mendapatkan teman  atau relasi. Jika kamu juga ingin mendapatkan teman baru, maka jangan lupa menambahkan nama akun sosial media kamu di bio beserta pekerjaan jika dibutuhkan. Karena jika kamu tidak memasang akun sosial, maka pengguna lain tidak bisa melakukan komunikasi dengan kita.

Orang-orang biasanya tertarik dengan orang yang memiliki bidang yang sama untuk bertukar pikiran atau untuk menjalin kerjasama. Misal saja, seorang public speaking bisa jadi akan mengajak berteman seseorang yang juga publick speaking untuk menambah ilmu atau koneksi. Atau mungkin seorang pebisnis makanan akan mengajak kamu yang seorang influencer untuk diendorse. Tidak menutup kemungkinan, seseorang bisa mendapatkan teman baru, relasi professional, atau bahkan jodoh.  

Update : Saat ini di clubhouse kita bisa mengirim pesan grup di ruang obrolan ataupun mengirim pribadi kepada pengguna lain. Silahkan klik profil pengguna, lalu di bawah bio mereka akan ada fitur untuk mengirim message.  

Kini Bisa Log In tanpa harus Invite

Jika kamu pengguna lama, kamu pasti paham bahwa diawal-awal kemunculannya, Clubhouse tidak hanya terbatas untuk pengguna iPhone saja, tetapi juga terbatas untuk mereka yang mendapatkan invite alias hanya yang diundang yang bisa masuk. Orang yang bisa mengundang atau menginvite adalah orang yang sudah menjadi anggota clubhouse.

Dan sayangnya, mereka pun hanya memiliki 2 undangan invite, dengan kata lain 1 akun hanya bisa mengundang 2 orang ke dalam aplikasi. Undangan invite ini seperti voucher langka yang diinginkan banyak orang sehingga ada orang yang mencari keuntungan dengan sistem invitation ini dengan cara menjual undangan invite Clubhouse di e-commerce atau platform online lain atau dengan meminta imbalan berupa subscriber, followers, atau retweet.

Namun, dalam perkembangannya Clubhouse memiliki sedikit perlambatan atau tersendat karena sistem “invite-only” tersebut. Karena jika kita melihat, ada banyak aplikasi lain yang serupa namun memiliki akses yang lebih gampang untuk menjadi anggota. Sebagian orang lebih memilih aplikasi lain yang tidak membutuhkan invite untuk masuk.

Karena itu, akhirnya clubhouse membuat gebrakan untuk mulai meninggalkan sistem invite demi mendapatkan lebih banyak pengguna. Yah, ini menjadi kabar yang sangat menarik, apalagi untuk mereka yang dulu ingin menggunakan clubhouse tapi gagal karena tidak dapat invite. Sekarang semua orang mendaftar dengan mudah tanpa perlu diundang terlebih dahulu.  


 

 




EmoticonEmoticon